oleh

Bupati Pesibar Sampaikan 8 Ranperda Usul Kepala Daerah dan Inisiatif DPRD Tiahun 2020.

Krui, ZL – Bupati Pesisir Barat (Pesibar) Agus istiqlal membacakan Nota Penjelasannya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Usul Kepala Daerah dan inisiatif DPRD tahun 2020 pada Rapat Paripurna yang berlangsung di Gedung Dewan Setempat, rabu (10/03/2020).

Sidang Paripurna ini dihadiri oleh 23 dari 25 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Sekretaris Daerah, dan sejumlah kepala OPD setempat.

Agus Istiqlal menyampaikan nota penjelasan terhadap 8 (delapan) ranperda 2020 usul kepala daerah yaitu,

Pertama ranperda tentang kebersihan dan keindahan,

Kedua ranperda tentang pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran,

Ketiga ranperda tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 12 tahun 2017 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat,

Baca Juga:  Bupati dan Ketua DPRD Pesisir Barat Kunjungi Lampung Fair 2022

Ke- empat ranperda tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 2 tahun 2017 tentang penataan dan pengendalian menara telekomunikasi,

kelima ranperda tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 19 tahun 2016 tentang pajak daerah,

keenam ranperda tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 20 tahun 2016 tentang retribusi jasa umum,

ketujuh ranperda tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 21 tahun 2016 tentang retribusi jasa usaha,

dan terakhir ranperda tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 22 tahun 2016 tentang retribusi perizinan tertentu.

Baca Juga:  Bupati Buka Kegiatan Gerakan Nasional Aksi Bergizi Sekaligus Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia

Terkait Ranperda kebersihan dan keindahan di Kabupaten Pesisir Barat, Bupati menyampaikan dibutuhkan upaya dari pemerintah dalam membuat arah kebijakan yaitu, melalui rancangan peraturan daerah tentang kebersihan dan keindahan sebagai bentuk upaya dari Pemerintah Daerah dalam menata dan menjaga kebersihan serta keindahan setempat.

Selanjutnya, Agus Istiqlal juga menyampaikan salah satu usul Raperda tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Menurutnya ranperda ini merupakan sebuah pondasi bagi suksesnya tatanan kehidupan di masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan berdasarkan nilai-nilai sosial, budaya, dan kearifan lokal melalui peran serta masyarakat dalam memajukan ketertiban kebersihan dan keindahan,
maka perlu pedoman perilaku tertib bagi masyarakat.

Baca Juga:  Lima Pengurus TP PKK Tingkat Pekon dilantik

” Dalam rangka mewujudkan kondisi masyarakat yang aman, tertib, dan tentram, perlu dirumuskan sebuah landasan hukum yang menjadi dasar pelaksanaannya. namun pengaturan dalam peraturan daerah kabupaten pesisir barat nomor 12 tahun 2017 tentang ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat perlu disesuaikan dengan dinamika perkembangan kehidupan bermasyarakat, terutama pengaturan mengenai minuman beralkohol yang dapat membahayakan kesehatan jasmani dan rohani serta mengancam kehidupan masa depan generasi bangsa, menimbulkan gangguan keamanan, ketenteraman dan ketertiban umum, Ujar Bupati. (Agus)

Komentar