Ketua DPG Lampung, Nessy Kalviya Berikan Bantuan APD Kepada FTKH Lamteng

zonalampung.co — Melalui Ketua Dewan Pakar Garnita Lampung, Nessy Kalviya Mustafa. DPP Garnita Malahayati membagikan Alat Pelindung Diri (APD) kepada Forum Tenaga Kesehatan Honorer Lampung Tengah, pada (31/05/2020).

Bantuan yang di serahkan Nessy Mustafa, di terima langsung oleh sekretaris Forum Tenaga Kesehatan Honorer Lampung Tengah, Ns. Santi Mayasari, S. Kep. Melalui Forum ini Nessy Mustafa memberikan bantuan APD, mulai dari baju hazmat, face Shield, masker, sarung tangan serta hand sanitizer dan sabun cuci tangan.

Baca Juga:  LMP Seputih Banyak Jalin Sinergi Bersama Ponpes Khozinatul Ulum

“Saya sangat mengapresiasi semua tenaga medis yang ada di Lampung Tengah. Khususnya bagi Tenga medis yang berstatus honorer yang memang mereka harus di perhatikan,” ujar Nessy.

Ia menilai, para tenaga medis merupakan garda terdepan dalam penanggulangan covid-19, tentunya juga harus terus dilindungi. Sehingga mereka dapat melakukan tugas dengan baik dan menangani pasien dengan maksimal.

Baca Juga:  Lapas Kelas IIB Gunsu Menjadi Tuan Rumah Sosialisasi Teknis Pemasyarakatan

“Para tenaga medis sudah bekerja keras, mempertaruhkan kesehatan, bahkan nyawanya demi kesehatan masyarakat,” terang Nessy.

Nessy yang merupakan Bakal calon Bupati Lampung Tengah yang telah mendapat rekomendasi dari Partai Nasdem dan PKS ini menjelaskan bahwa, kini saatnya semua elemen ikut bergerak melindungi para tenaga Kesehatan.

“Mudah-mudahan bantuan ini, dapat menunjang kelancaran tugas para tenaga kesehatan honorer, dalam menjalankan tugasnya,” pungkas Nessy.

Baca Juga:  Lapas Kelas IIB Gunsu Menjadi Tuan Rumah Sosialisasi Teknis Pemasyarakatan

Kepada seluruh masyarakat Lampung Tengah, Nessy Mustafa menghimbau kepada masyarakat untuk terus mengikuti anjuran pemerintah dan selalu melakukan pola hidup sehat untuk memutus rantai penyebaran covid-19. “Saya menghimbau kepada masyarakat untuk, selalu gunakan masker saat keluar rumah, ikuti anjuran pemerintah untuk mematuhi protokoler kesehatan, ” pungkasnya. (rls)

Komentar