oleh

Mantap, 4 Hari Kerja Polres Lampura, AKBP Bambang Yudho Martono, S.I.K., M,Si. Ungkap 2 Tindak Pidana Korupsi dan Pidana Pertambangan Mineral Batubara

Lampura—(L), —AKBP Bambang Yudho Martono, S.I.K., M,Si. Yang baru saja menjabat sebagai Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lampung Utara (Lampura) telah berhasil mengungkap dua kasus tindak pidana korupsi dan tidak pidana pertambangan mineral dan batubara, konfersi pers ungkap kasus tersebut dilaksanakan dijoglo Mapolres setempat, Senin (24/2/20).

Pada gelar konfersi pers Kapolres mejelaskan, RZ merupakan oknum Kepala Desa (Kades) Talang Jembatan Kecamatan Abung Kunang ditetapkan sebagai tersangka setelah hasil pemeriksaan diketahui diduga kuat menyimpangkan Dana Desa tahun 2017 dari anggaran sebesar Rp 1,1 miliar dan kerugian negara yang ditimbulkan sebesar Rp 411.803.600.

“Untuk pelaku kita kenakan pasal 2 dan 3 UU No. 20 Tahun 2001 mengenai tindak pidana korupsi dengan ancaman minimal 4 tahun dan paling lama 20 tahun,” kata AKBP Bambang.

Selain Tindak Pidana Korupsi Polres Lampung Utara juga berhasil mengungkap Tindak Pidana Pertambangan Mineral dan Batubara dengan mengamankan 6 tersangka.
“Keenam orang yang berhasil diamankan oleh jajaran anggota reskrim Polres Lampura itu diduga tidak memiliki izin dalam pengangkutan batubara dari Tanjung Enim Sumatera Selatan untuk dibawa ke Cilegon Banten pada Rabu 12 Februari 2020, jelasnya.

Berawal dari informasi dari warga adanya angkutan batubara yang melintas di wilayah hukum Polres Lampung Utara kemudian di rumah makan Desa Sukamenanti Bukit Kemuning anggota melihat tiga mobil Fuso Merk HINO bermuatan Batu Bara

Ditempat tersebut, lanjut Kapolres, anggota menanyakan perizinannya kepada ketiga sopir mbil tersebut akan tetapi tidak bisa menunjukan satupun dokumen perizinan sehingga ketiga supir truk Indra Darmalis (39 warga Kelurahan Gunung Putri, Bogor. Kemudian Jefri Solehan (25) warga Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, dan Febridianto (24) warga kelurahan Campang Jaya, Sukabumi, Bandar Lampung diamankan anggota Kepolres Lampung Utara.

“Akhirnya, anggota kemudian melakukan pemeriksaan berkelanjutan dengan mengamankan orang yang menyuruh sipir untuk mengangkut batubara yang dikelola oleh Romanasyah Zebua (27) warga Tanjung Enim Selatan, Lawang Kidul, Muara Enim, Sumatera Selatan. Serta Yulian Pradana (24) warga Campang Jaya, Sukabumi, Bandar Lampung,” papar AKBP Bambang.(dhi)

Komentar