oleh

Penyataan Sikap, Forum Silaturahmi Warga Terdampak Flyover-Underpass

Bandarlampung—(ZL), —Menanggapi berita dari *Radar Lampung 30 Desember 2019 dan Lampung Post 28 Januari 2020*, yang menyatakan bahwa warga siap bernegoisasi mengenai harga ganti rugi lahan;

Kami Forum Silaturahmi Warga terdampak rencana pembangunan flyover dan underpass di Jl Urip Sumoharjo, Jl Ki Maja dan Jl Pajajaran menyatakan:

Sejauh ini warga baru *satu kali* diajak berdialog bersama perwakilan pemkot *–dalam hal ini petugas Kecamatan Kedaton–* yang memberikan informasi mengenai rencana pembangunan FO dan underpass pada bulan Desember.

Baca Juga:  Senator Bustami Zainudin: Hari Guru Nasional 2022 Momentum Kebangkitan Pendidikan Indonesia

Dalam “sosialisasi” tersebut pihak kecamatan menyatakan bahwa mempersilahkan warga untuk bermusyawarah terlebih dahulu untuk menyatakan sikap.

Selanjutnya warga *belum pernah lagi mendapat undangan untuk sosialisasi* dan menyatakan sikap.

Dan warga telah melakukan musyawarah dengan hasil sebagai berikut:

1. Warga Jl Urip – Jl Ki Maja *mendukung pembangunan dan penataan* kota Bandarlampung,

Baca Juga:  Senator Bustami Zainudin: Hari Guru Nasional 2022 Momentum Kebangkitan Pendidikan Indonesia

2. *Kemacetan lalulintas adalah persoalan bersama.* Dan kami mengimbau pemkot untuk sama2 melihat dimana dampak kemacetan itu terjadi,

3. Solusi mengurai kemacetan harus memperhatikan seluruh aspek terutama *kepentingan masyarakat tempatan,*

4. Pada intinya masyarakat meminta pemerintah kota untuk *melakukan kajian lebih dalam* lagi terkait dampak psikologis, sosial kemasyarakatan dan ekonomi terkait pembangunan tersebut dan memberikan solusi lain yaitu untuk dilakukan pelabaran jalan (dua lajur) dan penataan daerah persimpangan,

Baca Juga:  Senator Bustami Zainudin: Hari Guru Nasional 2022 Momentum Kebangkitan Pendidikan Indonesia

5. Pemkot juga hendaknya memperhatikan *keberlangsungan mata pencaharian warga terdampak* selama dan setelah pembangunan mengingat sumber penghasilan mereka berada di sekitar rencana pembangunan.

Demikian tanggapan kami warga terdampak rencana pembangunan FO dan underpass kawasan Jl Urip Sumoharjo-Kimaja-Pajajaran. Terimakasih.

Untuk kepentingan klarifikasi bisa menghubungi CP antara lain: (rls)

*1. Prof Wan Abbas Zakaria*
*2. Dicky Pratowo*

Komentar