oleh

Pupuk Organik Wong Agro Solusi Bagi Petani

Lampung Tengah. (ZL),— Lahir dari kepedulian terhadap Negeri, Pupuk organik Wong Agro siap menjadi solusi petani Indonesia.

Samsudin, seorang warga Terbanggi Besar, Lampung Tengah (Lamteng) ialah sosok dibalik terciptanya pupuk organik Wong Agro, Dirinya mengatakan terciptanya pupuk organik Wong Agro bermula dari kepeduliannya terhadap rekan-rekan petani yang selalu mengeluhkan kelangkaan dikala musim tanam tiba.

“Awal mulanya dari curhatan (cerita) kawan-kawan,” ujar Samsudin.

Berbekal sedikit pengetahuan dan waktu yang tidaklah sebentar, Samsudin mulai melakukan riset dari pupuk-pupuk yang saat ini banyak tersedia dilapangan, kemudian dari hasil seluruh risetnya tersebut. Ia berhasil menciptakan suatu formula pupuk yang berasal dari bahan-bahan organik pilihan,”Selama 4 tahun saya melakukan riset, alhamdullilah dengan kegigihan dan niat saya mensejahterakan petani, maka terciptalah pupuk organik Wong Agro ini,” ucapnya.

Baca Juga:  Lurah Yukum Jaya Iqbal Husen S IP Gencar Laksanakan Vaksin

Dirinya juga menjelaskan, Pupuk organik Wong Agro telah mendapatkan izin produksi dari kementrian dan telah lulus uji lab, bahkan sudah ada hasil nyata demplot (panen raya) yang dilakukan petani dibeberapa wilayah dengan hasil panen yang tidak kalah dari pupuk kimia. Bahkan, hasil panen dari pemakaian pupuk organik Wong Agro lebih melimpah dibandingkan pemakaian pupuk kimia.

Baca Juga:  Ketua Komisi II DPRD Lamteng Lakukan Peninjauan di Plaza Bandar Jaya

“Sudah banyak petani yang membuktikan, mulai dari petani jagung, sawit, padi dan lain-lainnya, dan semua itu adalah bukti nyata khasiat pupuk organik Wong Agro,” bebernya.

Dari hasil yang telah terbukti tersebut, Samsudin berharap pupuk organik Wong Agro dapat menjadi solusi dan mensejahterahkan bagi seluruh petani yang ada di Indonesia.

“Saya berharap pupuk organik Wong Agro dapat menjadi solusi bagi petani kita, dengan selain hasil panen yang melimpah. Petani juga tidak lagi perlu takut akan kelangkaan pupuk yang sering terjadi selama ini, karena kita siap memproduksi setiap harinya sehingga stok tak terbatas. Bahkan, dengan harga yang lebih memanjakan kantong dari petani kita,” jelas Samsudin. (red)

Baca Juga:  Syamsudin : Sudah Banyak Orang Sukses Dari Sekolah Muhammadiyah

Komentar

Berita Terkait